Di Duga Pengawas Dinas PUPR Karawang Ada Main Dengan Kontraktor.

oleh -253 views

KARAWANG, Rakyatjelata – Di duga pekerjaan Turap bahu jalan Kalenkupu,Desa Bojongsari  Kecamatan Tirtamulya Kabupaten Karawang Jawa Barat, pengawas tidak melaksanakan Tugas  pokok dan pungsi nya sebagai pengawas.

Pasalnya Pekerjaan Turap jalan yang lokasi nya di  Kalenkupu, pekerja( kuli ) memasangkan pasangan batu kali yang tidak layak di pasangkan itu tidak ada pengawas yang menolak atau melarang dan mengarahkan untuk segera mengganti batu kali yang mirip batu apung atau kwalitasnya tidak sama dengan pengerjaan yang di kerjakan oleh kontraktor lain yang sama posisi nya di wilayah Kalenkupu.

Alasan dari pihak kontraktor saat di mintai keterangan menjelaskan ke reporter media online rakyatjelata.com melalui WhatsApp nya, sabtu 9 November 2019″ kami belanja batu pesan nya bukan batu seperti itu,  yang di minta, tapi sopir malah kirim batu  seperti itu.”Ungkap dari pihak kontraktor.

Pekerjaan penurapan jalan Kalenkupu , juga kontraktor tidak memampangkan Papan proyeknya tanpa alasan yang jelas.

Foto: Batu Hitam yang di gunakan untuk Penurapan.

Warga,setempat dan Kontraktor lain menanggapi pekerjaan Turap jalan yang menggunakan batu yang hitam itu,  mestinya jangan di pasang terus”,cetus nya di lokasi saat ketemu di wilayah pekerjaan  Turap itu di Kalenkupu.

Pekerjaan Turap jalan Kalenkupu Cipondoh yang menggunakan Anggaran 2019 dari sumber dana yang tidak jelas itu mesti nya pengawas berani bertindak tegas, bagi siapapun pemborongnya yang melanggar dengan sengaja dan sangat di sayangkan, rakyat yang sebagai penerima manfaat nya telah di bodohi oleh oknum, yang di duga akan mengeruk keuntungan yang lebih banyak dari proyek tersebut, karena  di bangunkan asal asalan.

Dengan adanya proyek tersebut yang terkesan asal-asalan,tim investigasi Garda Pasundan mengatakan”, kalau proyek itu masih terus berjalan dan tidak ada penggantian material, ini pasti ada sesuatu,di duga  kalau pihak pengawas DPUPR  dan kontraktor ada main, karena membiarkan terus proyek itu di kerjakan, dan yang di rugikan adalah masyarakat, dan kepada Dinas terkait agar bersikap tegas dengan adanya proyek tersebut, kalau perlu beklis CV kontraktor yang mengerjakan proyek tidak sesuai dengan aturan ,”pangkasnya. (Ed/ Dang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *