Dari Desa Menuju Kota,  Dilematis Sosial Pasca Lebaran

oleh -1,479 views

GRESIK,rakyatjelata.com– Gema Takbir dari penjuru negeri sehari berlalu dan memuncak 1 syawal, sebuah kemenangan religiusitas yang dirasakan oleh seluruh Umat. Idul Fitri menjadi titik tolak perputaran nilai ekonomi. Dan diakui atau tidak, para pekerja pabrik, aparat Negara, atau kalangan pelaku usaha apapun, akan menjadikan moment gebyar promo, penerimaan THR. moment ini menjadi sangat dilematis sebab selalu ada gerakan desa menuju kota untuk mencari kerja.

Moment yang megah tersebut bukan berarti tidak adanya persoalan-persoalan social yang baru. Waktu lebaran tahun ini bersamaan dengan moment kelulusan sekolah, pendaftaran sekolah, dan bahkan terbuka ruang baru bagi pemburu pekerjaan. Hal ini menjadi PR penyelenggara Negara.

Seorang anak menjajakan amplop ( Foto by Kiki )

Pandangan Kota Sorga pemburu uang, masih sangat melekat di masyarakat yang tinggal di desa. Lapangan pekerjaan yang sangat terbatas, menjadikan daya saing yang tinggi dan sangat berpeluang menciptakan pengangguran baru. Yang lebih miris, pemburu lapangan kerja mempunyai keterbatasan Skill.

No More Posts Available.

No more pages to load.