Candi Batu Merah Tertinggi di Jawa Timur

oleh -1,854 views

MOJOKERTO, rakyatjelata.com – Majapahit hingga saat ini masih menyisakan peninggalannya yang kerap menjadi pilihan untuk ber Wisata bersama keluarga. Candi Brahu tergolong Candi tertinggi dan terbesar di Jatim.

mengacu pada Prasasti yang ada pada Th 931M sebelum Majapahit, ada 4 Lempeng Prasasti di amankan dipusat Informasi Mojopahit (museum). di Prasasti itu terdapat tulisan “Warahu” atau “waharu” kemungkinan nama Candi Brahu ini di ambil dari tulisan yang tertera di lempeng Prasasti tersebut. jika di lihat dari penjelasan mengenai arti dan makna “Warahu” yaitu Bangunan Suci tempat pemujaan Agama Budha. Rabu (20/6/18)

Jika di lihat dari beberapa bukti yang ada, wilayah Candi Brahu masuk ke dalam wilayah Mojopahit. dan pada saat itu sudah ada Agama Budha dan Hindu yang telah membaur. dengan adanya perbauran tersebut berdampak akan berkurangnya fungsi daripada tempat itu menjadi kurang maksimal. dari sekian pendapat ada juga yang menganggap bahwa Candi Brahu ini adalah tempat “pembakaran mayat”. namun semua itu terbantahkan dengan adanya beberapa bukti yang kurang mendukung bahwa tempat tersebut sebagai tempat pembakaran mayat. para arkeolog pun belum bisa menyimpulkan bahwa tempat tersebut sebagai prmbakaran mayat. tetapi ada beberapa pendapat jika tempat tersebut sebagai prnyimpanan Abu jenazah dan hal itu masih bisa di terima.
Dan jika di lihat dari data yang lama, Candi Brahu ini di kelilingi oleh beberapa candi kecil antara lainnya Candi Gentong, Candi tengah, Candi Mukeran dan susunan ini bisa di sebut Candi Pawitran yang artinya jika seseorang akan memasuki wilayah tersebut harus dalam kondisi Suci.
“Bangunana Candi ini sudah di renovasi dua kali, yang pertama pada tahun 1920 pada jaman Belanda, dan cara menempelkannya menggunakan Spesi (campuran semen dan pasir) dan ternyata kurang maksimal hasilnya. mengapa demikian?  al hasil bagian bangunan Candi yang sebelah barat runtuh. tentu harus di perbaiki lagi. setelah di putuskan oleh Dinas Swaka Purbakala akhirnya Candi Brahu di renovasi kembali pada tahun 1990 hingga tahun 1995” terang Marsaid Juru Pelihara dari BPCB ( Balai Pelestarian Cagar Budaya). (QQ/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.