Bupati Nur Arifin Berupaya Bangkitkan Trenggalek dengan Green Prosperity

oleh -43 views

Trenggalek, Rakyatjelata.com
Indeks kota hijau menjadi salah satu indikator kinerja di Kabupaten Trenggalek dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Terkait hal itu, Bupati Trenggalek menawarkan peluang di sektor bauran energi terbarukan. Diantaranya adalah pengelolaan sampah di TPA untuk dimanfaatkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Kemudian Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dan solar panel yang juga potensinya besar,” tutur Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, saat membuka Muskab V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Trenggalek di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Kamis (8/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati Nur Arifin juga menyampaikan tentang upaya membangkitkan Trenggalek dengan green prosperity. Salah satunya melalui penanaman bambu. Hal itu dikarenakan bambu memiliki kemampuan menyerap gas karbon yang cukup baik.

“Maka saya ingin ada satu potensi ekonomi hijau yang bisa digerakkan, salah satunya mulai tahun ini kita bertahap, bambu ingin kita jadikan satu solusi ekonomi,” ungkapnya.

Dengan konsep sedekah bambu bagi seluruh ASN hingga pelajar di Kabupaten Trenggalek, dalam satu tahun diharapkan sebanyak 20 ribu bibit bambu dapat ditanam. Selain baik dalam menyerap gas karbon, bambu juga berpotensi mensejahterakan masyarakat di kawasan hutan.

Karena bambu juga dinilai bagus untuk menahan longsor serta menyimpan cadangan air. Selain itu, bambu juga memiliki potensi ekonomi turunan mulai dari sandang, pangan, papan, hingga energi. Bahkan limbah bambu juga dapat difermentasi menjadi bio charcoal yang dapat digunakan untuk co-firing PLTSa.

“Ekosistem ini yang ingin saya bentuk, jadi mulai dari petani, pengrajin, semuanya nanti kebagian berkah dari ekonomi hijau yang dihasilkan dari bambu ini,” tutupnya. (red/ag)