Bupati Bojonegoro Ajak Semua pihak dukung Proyek Jambaran-Tiung Biru

oleh -50 views

BOJONEGORO, Rakyatjelata – Proyek Pengembangan lapangan gas unitasi jembaran Tiung Biru (JTB) ini merupakan proyek strategis nasional yang berada di wilayah Bojonegoro.

Sehingga kita harus mensupport atau mendukung proyek ini karena bisa meningkatkan pendapatan negara kita.

Selain itu, proyek JTB ini juga bisa meningkatkan perekonomian warga yang berada di sekitar wilayah proyek ini

Hal ini yang di sampaikan Bupati Bojonegoro Anna muawannah, pada saat menghadiri pelaksanaan Tajak Sumur Jambaran – III didesa Bandungrejo, Ngasem, Bojonegoro. Rabu (9/10/2019).

Acara sendiri di hadiri oleh SKK MIGAS, PT Pertamina (Persero), Jajaran Forpimda Kabupaten Bojonegoro, Jajaran OPD Kabupaten Bojonegoro, serta jajaran Muspika Kecamatan Gayam.

Lebih lanjut, Bupati juga berharap, Dengan adanya proyek ini nantinya juga di harapkan dapat pula meningkatkan mutu kualitas masyarakat Bojonegoro.

Sebelumnya dalam acara ini, Direktur Utama PT. Pertamina EP Cepu Jamsaton Nababan menyampaikan bahwa Kegiatan Operasi Pengeboran ini telah dimulai sejak September 2019 ini.

“Pekerjaan akan dimulai dari tapak sumur Jambaran East, yang meliputi 3 sumur pemboran baru, yaitu Sumur JAM-3, JAM-5 dan JAM-8. Sedangkan 2 (dua) sumur lainnya, terletak di tapak sumur Jambaran Central, yaitu Sumur JAM-6 dan JAM-7.” Katanya

Sementara itu, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menyampaikan bahwa selama proyek Jembaran Tiung Biru dilaksanakan belum mengalami kendala teknis.

Bahkan menurutnya, proyek JTB ini merupakan proyek yang pelaksanaannya lebih cepat dari target awal.

“Hal ini menandakan bahwa proyek Jembaran Tiung Biru ini merupakan proyek yang didukung oleh masyarakat Bojonegoro. Dengan dukungan dari masyarakat tersebut membuat proyek ini berjalan lancar.” Katanya.

Di waktu yang sama, Direktur Hulu PT Pertamina Dharmawan H. Menyampaikan bahwa Tajak Sumur ini merupakan capaian berikutnya dalam mengawal Proyek Strategis Nasional.

Dimana dalam pelaksanaannya seluruh kegiatan dalam Proyek JTB ini dilakukan dengan penerapan prinsip-prinsip HSSE Excellence.

“PEPC sebagai operator tunggal wajib mengaplikasikan dan mengintegrasikannya dalam setiap fungsi dan struktur bisnis. Sesuai dengan semboyan HSSE PEPC “SPIRIT to Zero, Zero Accident, Kami Pilih Bekerja Selamat”.ucapnya (ar/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *