Bank Mandiri Berikan Kesaksian Kasus Tanah Pakal

oleh -978 views

SURABAYA,rakyatjelata.com – Hari ini Ditreskrimum Polda Jatim melakukan pemanggilan saksi yang kedua, terkait dengan perkara terbitnya 13 sertifikat di daerah Pakal. kali ini pihak Kriminal Umum memanggil dari pihak Bank Mandiri yang dalam hal ini sebagai pemegang Bukti kepemilikan asli dari ahli waris. dengan berbekal dokumen kepemilikan surat model A, surat keterangan PP 10 yang di tanda tangani lurah dan camat serta ada gambar sporadik, selain itu pihak Bank memenuhi panggilan tersebut dengan membawa serta bukti pembayaran kwitansi ke Agraria waktu itu, kalau sekarang BPN. dan Kwitansi itu di peruntukan dalam proses pembuatan sertifikat pada tahun 1973. lahan milik Wahyu  seluas 4.7 hektar di Pakal Surabaya hingga detik ini statusnya masih berada dalam penguasaan Bank Mandiri, sebab status sertifikat tersebut dalam keadaan di Blokir oleh Negara melalui KPKNL. Selasa 24/7/18

Dengan terbitnya sertifikat baru, maka pihak ahli waris merasa di rugikan. oleh karenanya, kata kunci dalam kasus ini adalah dari pihak Bank Mandiri. dengan bukti fisik yang di miliki oleh pihak Bank, ahli waris berharap dapat mencari fakta yang sebenar benarnya ketika permasalahan ini menyangkut aset keluarganya.
Ditreskrimum pooda jatim
“kali ini saksi yang di panggil pihak Ditreskrimum Polda Jatim adalah pihak Bank Mandiri, dengan di dampingi oleh Legalnya, Zeni (petugas dari Bank Mandiri) memberikan kesaksian terkait data dokumen kepemilikan yang di simpan baik oleh Bank Mandiri sejak dahulu” terang Wahyu.
Untuk perkembangan kasus ini masih dalam proses penyelidikan. sebagai penggugat, Wahyu hanya menunggu segala informasi terkait kerugian yang di tanggungnya.
“pihak saya sebenarnya gak repot mas, kita mau menyelesaikan permasalahan ini dengan enak. tanpa harus menggunakan cara seperti ini,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.