Banjir Bandang Serang Songgon

oleh -1,052 views
BANYUWANGI,rakyatjelata.com – Ada Sekitar tiga ratus rumah dari desa alas malang atau  bagian hulu sungai badeng, yang terdampak banjir bandang. Jumat 22/6/18
Ada dua puluh tiga rumah terdampak rusak parah dan ringan, dan dikabarkan satu orang yang menghilang yang diduga hanyut, akan tetapi smpai saat ini masih belum ada kepastian apakah yg bersangkutan berada dilokasi atau tidak waktu peristiwa terjadi, sampai saat ini masih dalam pencarian menurut informasi yang ada.
Banjir Di kaki gunung Raung tersebut berimbas di empat kecamatan yang letaknya dibawah kecamatan songgon, yaitu singojuruh, sempu, rogojampi, dan belimbingsari. Dampak
Yang terparah di kecamatan singojuruh dan desa alas malang. Menurut penelitian di sekitar gunung pendil yang bersebelahan dengan gunung raung perbatasan bondowoso itu, sejak sebelum bulan puasa kemarin telah terjadi longsor sepanjang dua kilometer dan ada pergerakan bumi juga, jadi bukan disebabkan dari pemalakan liar yang ada diatas sana.
” Untuk para penduduk yang harus di amankan akan segera di siapkan beberapa posko dan MCK sementara, bagi korban yang lain masih dalam pencarian” ujar warno salah satu penduduk.
Diperkirakan hujan dengan intensitas tinggi selama tiga hari di wilayah songgon dan sekitarnya juga menjadi faktor penyebab longsor dan banjir bandang wilayah songgon ini. para pihak saat ini masih fokus terhadap penduduk yang membutuhkan pertolongan.
Dampak banjir juga mengakibatkan Jalan provinsi rogojampi – genteng turut terhambat dikarenakan jembatan yang tertimbun lumpur dengan ketinggian sekitar setengah meter.
 Evakuasi sedang dilakukan oleh dinas perairan & PU pemkab Banyuwangi, penggalian lumpur yang membawa material kayu dan batu terus dilakukan untuk segera terbukanya akses dari genteng ke Banyuwangi kota tersebut.
Bantuan pun langsung berdatangan dari dinas sosial.
Saat ini Sekitar 13 orang sudah diungsikan,  dan telah dibuka dapur umum di empat titik, salah satunya di desa alas malang. setelah berita ini di turunkan, awak media masih menunggu perkembangan informasi terbaru. (bay/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.