Bambu Sebagai Alat Untuk Mempertahankan Hak

oleh -4,513 views

SURABAYA,rakyatjelata.com – Akses jalan yang terletak di Bulak Cumpat gang II hari ini minggu, (23/09/2018) di tutup menggunakan bambu oleh Sunar (56)  sebagai anak dari Supiah.
Supiah sendiri adalah pemilik tanah yang sah berdasarkan bukti petok D tahun 1960 no 865/82.
Pihak Kelurahan Bulak beserta Pemkot tiba- tiba menggunakan lahan tanah yang di miliki oleh Supiah ini dan selanjutnya  di pergunakan sebagai Fasilitas Umum (FASUM) jalan Bulak Cumpat gang II.

Sunaryo Menunjukkan Bukti Kepemilikan

Saat di konfirmasi oleh awak media, yang menutup gang ini tujuanya untuk menuntut haknya tanah  orang tuanya yang selama ini diakui milik dinas Aset Pemkot,ujar Sunar
Karena menurutnya, haknya sebagai pemilik tanah sudah di abaikan. Bahkan pihak Pemkot seakan akan main seenaknya untuk menggunakan tanah milik ibunya dan menjadikan akses jalan umum.
 
“Ini adalah tanah ibu saya, dan sebagai ahli waris akan menuntut hak untk mengembalikan tanah Ibu saya. Jadi kalo ada yang menghalang halangi berarti orang itu tidak tau hukum,” terangnya
 
Saat penutupan akses jalan yang tanah tersebut milik Supiah, Sempat terjadi ketegangan dengan  warga sekitar, saat pak Sunaryo memblokade jalan Bulak Cumpat gang II. Hingga pihak kepolisian dari Polsek dan juga Satpol PP dari Kelurahan Kenjeran datang ke lokasi guna untuk mengajak bermediasi warga dengan pihak pemilik tanah.
Saat Bermediasi Bersama Warga Sekitar

Seluruh warga di kumpulkan di gedung serba guna untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun di satu sisi Sunaryo sebagai ahli waris tetap bersikeras akan melanjutkan blokade  sampai permasalahan ini selesai.
 
Sampai berita ini diturunkan, ahli waris Sunaryo beserta warga akan menanyakan status kepemilikan atas hak tanah,”pungkasnya.(Kkh/Red)
 
 

No More Posts Available.

No more pages to load.