Aliansi Mahasiswa UPN Tolak Kampanye Dalam Kampus.

oleh -1,306 views
SURABAYA, rakyatjelata.com
Aliansi Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur Menolak Politik Praktis dan Kampanye Politik di
Dalam Kampus. Pemilu 2019 akan digelar tujuh bulan lagi. pemilu adalah pesta demokrasi yang dilakukan untuk
memilih anggota legislatif dan presiden Republik
Indonesia. untuk menjamin pemilu yang jujur dan adil, netralitas Aparatur Sipil Negara menjadi harga mati. sebagai aparat negara ASN tidak boleh sedikit pun
memihak apalagi mengarahkan untuk memilih calon atau pasangan tertentu.
Rabu (10/10/18)
Sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang Netralitas ASN pada
penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden Tahun 2019 Nomor B/71/M.SM/00.00/2017. Perlu diperhatikan bahwa
keberpihakan ASN telah melanggar beberapa aturan diantaranya :
 
1. UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN Pasal 2
huruf F, Pasal 87 ayat 4 huruf B, Pasal 119 dan Pasal 123 ayat 3
 
2. UU Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Pasal 70 ayat (1) huruf B dan huruf C, Pasal 71 ayat (1), ayat (2), ayat (3) dan ayat (4).
 
3. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 Tentang Jiwa Korps dan Kode Etik Pegawai Negeri Sipil Pasal 11 huruf (C), Pasal 15 ayat (1), Pasal 16
4. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Pegawai Negeri Sipil Pasal 4 angka 14 dan 15, Pasal 12 angka 8 dan angka 9, Pasal 13 angka 13. Selain itu sesuai aturan kampanye UU Nomor 17 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum Pasal 280 ayat (1) huruf H bahwa pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang  menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan. Serta ayat (2) huruf F bahwa pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu dilarang mengikutsertakan aparatur sipil 
negara.
Dengan terjadinya kampanye terselubung di Ruang 205 Gedung Fisip 2 UPN “Veteran” Jawa
Timur oleh Ibu Dra. Dyva Clareeta, M.Si pada mata kuliah PIK (Pengantar Ilmu Komunikasi) pukul :  07.00 – 09.30 WIB. Maka dari itu kami menuntut beberapa hal yaitu:
 
1. Menuntut agar Rektor dan pejabat UPN menindak tegas oknum dosen yang terlibat dalam
kegiatan kampanye politik di dalam kampus dengan memberikan sanksi pemecatan sesuai 
dengan aturan yang berlaku serta oknum dosen yang bersangkutan untuk meminta maaf di 
depan khalayak umum atas perbuatannya terhadap civitas academica UPN.
 
2. Menuntut agar Rektor, seluruh dosen dan tenaga kepegawaian untuk tidak terlibat dan
melakukan tindakan kampanye politik di dalam kampus.
“Kami jangan di jadikan alat untuk mencapai kepuasan syahwat dalam kancah politik. kami ini mahasiswa yang menjadi bagian dari rakyat. bukan keledai yang bisa di hasut oleh para politikus lapar seperti mereka.” celoteh salah satu mahasiswa yangdi temui oleh rakyatjelata. com saat itu.
Untuk persoalan ini, jajaran rekorat harus mengambil langkah agar kampus jangan lagi di jadikan tempat sebagai kontestasi politik. dan pemerintah harus tanggap untuk memberikan sikap tegasnya agar aturan yang di tuang dalam undang-undang dapat di terapkan denga. baik. (kiki/red)

No More Posts Available.

No more pages to load.