Gandakan Uang Berujung Bui.

oleh -1,169 views

SURABAYA, rakyatjelata.com – Setelah ramai kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dapat menggandakan uang. Kini, polisi menangkap Fakrul Akbar (22), warga Sidoarjo yang mengaku dapat menggandakan uang.
Namun, uang yang akan digandakan tersebut ternyata diganti Gus Akbar, sapaannya, dengan uang palsu. Anehnya, para korban tidak menyadari jika uang tersebut diganti palsu.
“Ditreskrimum Polda Jatim subdit 3 Jatanras menemukan kasus yang sangat luar biasa tentang penggandaan uang seperti yang kejadian Dimas Kanjeng. Namun ini berbeda ini yang dilakukan anak muda, Gus Akbar, nama lengkapnya Fakrul Akbar,” kata Wadireskrimum Polda Jatim AKBP Juda Nusa Putra saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (17/10/2018).

Dalam prakteknya, Gus Akbar diketahui memiliki kelebihan untuk mengobati penyakit. Sementara kelebihan ini pun diketahui dimanfaatkannya untuk menipu korban agar mau menyerahkan sejumlah uang untuk digandakan.
“Umurnya baru 22 tahun, dia mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki oleh semua. Sebenarnya dia juga bisa mengobati penyakit tapi semakin berjalannya waktu, dia memanfaatkan lah kelebihannya untuk melakukan kejahatan, penipuan dan mengajak orang supaya mau dipengaruhi untuk menggandakan uang,” lanjut Juda.
Juda menambahkan para korban ini seperti dipengaruhi dengan ilmu hitam atau disirap. Sebelumnya, saat beraksi, korban diminta untuk menutup mata, namun saat membuka mata korban sudah melihat uang palsu tersebut sebagai uang asli.
Pelaku pun mengakui memiliki jin atau perewangan yang membantunya dalam melancarkan aksi penipuan.
“Modusnya ini seperti disirap dengan cara mempengaruhi seperti dipengaruhi jin jadi korban-korban ini mereka mau menggandakan uang karena dipengaruhi jin,” lanjut Juda.
Dalam hal ini, polisi pun menyita sejumlah bukti. Mulai dari dua kardus uang mainan, TV 32 inch, baju koko, peci, sarung dan surban milik pelaku, hingga dua unit mobil. Pelaku disangkakan melanggar pasal 378 KUHP terkait penipuan. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.