10 Fakta Menarik tentang Keadaan Psikologi yang Tidak Pernah Kita Sadari

oleh -1,250 views

SURABAYA, rakyatjelata.com – Bertahun-tahun peneliti melakukan riset mengenai misteri dalam pemikiran psikologi manusia.
Selain itu, setiap manusia juga pasti memiliki kekurangan yang disembunyikan dalam diri masing-masing.
Melansir dari Brightside, ada 10 fakta yang menarik tentang keadaan psikologis yang mengungkapkan jati diri dan tak pernah kita sadari.
Apa saja? Berikut ulasannya:
1. Senantiasa mengubah ingatan kita

Kita cenderung melihat masa lalu sebagai film atau video klip.
Ketika ada kejadian yang baru kita alami, maka kejadian tersebut akan menjadi ingatan baru dan menggantikan ingatan kita yang lama.
2. Hanya memiliki jumlah teman yang terbatas

Psikolog dan sosiolog menyebutnya dengan nomor Dunbar.
Nomor Dunbar adalah jumlah maksimum orang yang bisa dekat dengan kita.
Meski kamu memiliki ribuan teman di media sosial, namun kamu hanya bisa berkomunikasi sekitar 50-200 temanmu itu.
3. Merasa bahagia ketika sibuk
Bayangkan ketika kamu berada di bandara dan kamu perlu mengambil koper.

Dalam 10 menit, kamu bisa saja langsung menuju tempat klaim dan mengambil kopermu singkat.
Lalu bandingkan ketika kamu harus diam berdiri menunggu koper di conveyor bandara selama 10 menit.
Dua kasus tersebut sama-sama membutuhkan waktu 10 menit untuk mengambil koper.
Namun di kondisi kedua, kemungkinan kamu akan merasa tidak sabar dan kecewa.
Dari kedua kejadian tersebut, otak lebih menyukai jika kita memiliki kesibukan.
4. Hanya bisa mengingat 3-4 hal dalam sekali waktu

Penelitian menunjukkan bahwa otak kita hanya bisa mengingat tidak lebih dari 3-4 hal sekaligus dalam kisaran waktu 20-30 detik.
Fakta tersebut berlaku untuk mengingat 3-4 digit angka atau baris kalimat.
Sebagai contohnya adalah ketika kamu menghafal nomor telepon atau kartu kredit, serta paragraf yang kamu baca.
5. Presepsi visual terhadap sesuatu, berbeda dengan penampakan sebenarnya

Otak kita secara refleks memproses informasi dari sensor sistem organ.
Otak akan menganalisis gambar visual dan menginterpretasikan informasi tersebut dalam bentuk yang dapat dipahami.
Contohnya adalah ketika kita membaca cepat sebuah teks yang sebenarnya kita tidak membacanya.
Kita hanya mengenali huruf pertama dan terakhir dalam masing-masing kata dan secara refleks kita membaca huruf di tengah sesuai dengan memori kita.
Sebagai contohnya seperti berikut:
Tiadk pdueli uruatn hruuf ynag telrihat dlaam stau ktaa, jkia hruuf preatma dan trkaehir tteap di tmepat ynag smaa.
Lihat, meski urutan hurufnya berantakan, kamu masih bisa membacanya dalam kata utuh.
6. Menghabiskan waktu 30% untuk berkhayal

Bayangkan ketika kamu mengerjakan dokumen yang penting.
Tanpa sadar kamu telah membaca kalimat yang sama dalam 3 kali.
Ketika kamu membaca dokumen tersebut, otakmu sedang tak fokus.
Peneliti mengungkapkan sekitar 30% waktu kita setiap hari kita gunakan untuk berkhayal.
Sebagian besar orang lebih suka berkhayal agar lebih kreatif.
Serta, berkhayal sangat berguna untuk memevahkan masalah dan menghindari stress
7. Tiga hal yang tak bisa dihindari dalam hidup: Seks, Makanan, dan Bahaya

Rasa ingin tahu seseorang ditentukan oleh ‘otak lama’ kita.
Otak lama adalah bagian yang bertanggung jawab untuk bertahan hidup dan berfungsi secara otomatis menganalisis lingkungan dan mempertanyakan 3 pertanyaan seputar seks, makanan, dan bahaya.
8. Perlu banyak pilihan kemungkinan

Sebuah penelitian pernah melakukan riset di sebuah supermarket.
Di meja pertama mereka meletakkan 6 jenis selai dan di meja kedua mereka meletakkan 24 jenis selai.
Hasilnya, 60% pelanggan berhenti di meja pertama namun, pelanggan lebih banyak membeli selai di meja kedua.
Orang akan lebih suka jika ada pilihan yang bervariasi.
9. Kebanyakan keputusan yang diambil secara tidak sadar

Kita mempercayai bahwa semua aksi kita adalah hasil pemikiran yang hati-hati.
Namun kenyataannya 60-80% keputusan kita setiap hari diambil secara tidak sadar.
Contohnya adalah ketika mengantongi kunci, mematikan lampu, menutup pintu depan.
10. Tidak bisa mengerjakan dua hal sekaligus

Penelitian menunjukkan bahwa kita hanya bisa melakukan satu kegiatan yang berhubungan dalam satu waktu.
Coba berbicara dan membaca dalam satu waktu atau menulis surat dengan mendengarkan audiobook.
Dua kegiatan tersebut tidak akan menghasilkan sesuatu yang maksimal karena otak tak dapat fokus mengerjakan dua hal sekaligus. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.