Rakyat Jelata


Pandeglang, Rakyatjelata – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten benar-benar giat bekerja memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah kerjanya, Provinsi Banten. Semua kalangan disasar dengan berbagai kegiatan yang bertema stop narkoba. Baru-baru ini misalnya, Bidang P2M BNNP Banten menyelenggarakan kegiatan kampanye stop narkoba yang dibarengi dengan acara donor darah, tes urine, dan santunan anak yatim.

Kegiatan yang melibatkan para pejabat, staf dan team kesehatan dari BNNP Banten itu dilaksanakan di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (19/03/2019). Hadir pada acara tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Banten, Abdul Madjid, SH, MH, Kasi Pencegahan, Ainul Mardiah, S.K.M, bersama beberapa orang dokter BNNP dan pejabat pemerintah kecamatan setempat.

Dalam arahannya, Abdul Madjid mengatakan bahwa kegiatan yang menyasar pelajar sekolah dan warga masyarakat umum di Kecamatan Cimanuk tersebut bertujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Kegiatan ini merupakan upaya kita bersama dalam menyebarluaskan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sekaligus deteksi dini penyalahgunaan narkoba di masyarakat Kecamatan Cimanuk,” jelas Abdul Madjid yang merupakan anggota polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi ini.

Sementara itu, Ainul Mardiah menerangkan kepada awak media bahwa kegiatan kali ini diikuti tidak kurang dari 500 orang yang diawali dengan senam bersama. “Sekitar lima ratus warga yang ikut dalam kegiatan kampanye stop narkoba kali ini. Ada pelajar, perangkat desa dan kecamatan, serta masyarakat umum,” ujar Ainul kepada pewarta media usai acara tersebut.

Lebih lanjut Ainul menjelaskan bahwa kegiatan yang turut disponsori oleh perusahaan motor Honda, PT. Banten Bakti Motor itu, diisi dengan beberapa acara sosial, yakni donor darah dan santunan anak yatim. “Yàa, disamping penyuluhan stop narkoba dan tes urine, kita juga melakukan aksi sosial donor darah dan santunan anak yatim. Jadi, tidak hanya kampanye anti narkoba, tetapi juga ada kegiatan sosialnya,” imbuh Ainul yang merupakan praktisi kesehatan masyarakat itu.

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. Hasil tes urine dari 50 warga sampel, semuanya dinyatakan negatif. “Hasil pemeriksaan urine atau air seni dari 50 warga, semua dinyatakan negatif,” pungkas Ainul mengakhiri keterangannya. (AML/Red)


Oleh Kang Soe

Tentu bagi kita yang sadar bahwa politik Indonesia belum juga menemui jarang terang, rasa lelah, kecewa, marah, campur jijik mendaulat diri kita untuk menjauhkan diri pada seluk beluk itu.

Partai Politik misalnya, orang bersih bisa jadi kotor. Atau aktifis bisa jadi melempem ketika singgah di sana. Apapun alasannya, belum ada sejarah sejak 1998, aktifis mengubah partai politik menjadi wahana yang ‘lengkap’ untuk menyalurkan aspirasi konstituennya. Alih-alih mengubah, justru menjadi duri kotor dalam partai politik, iya. Saya tak ingin memberi contoh, karena terlalu banyak contoh, atau saya tak mau menyebut nama karena serasa memalukan menyebutnya.

Ahok, pernah bergabung dalam partai politik yang dulu saya sebut sehat ; Partai PIB. Namun sejak PPIB runtuh, menurut Ahok, tak penting partai itu bersih atau tidak, yang penting baginya partainya mampu mengangkatnya menjadi pemimpin. Kalimat ini saya dengar sendiri, ketika kami berdua ngobrol di Manggar, Belitung Timur, 2005 an.

Klausul Ahok ada benarnya, namun tak semua orang bisa seperti Ahok. Kemampuan personal branding, finansial dan hal-hal yang merujuk menjadi faktor baik untuk mencuat menjadi pemimpin partai atau daerah/nasional, diperlukan sedini mungkin.

Kini partai politik membuka aibnya sendiri, terkuak sudah bahwa organisasi partai politik ini tak ubahnya seperti pesawat terbang dengan tarif tinggi. Tentu, bisa jadi, pemilik pesawat terbang ini juga mengharap ‘investasi’nya kembali dan mengeruk keuntungan besar, bukan sekedar berkantong2 uang, namun juga pengaruh politik dan bisnis.

Sudahlah, jika mau dagang sapi, kini anda tahu tempatnya, masuklah partai politik. Di sana Anda akan banyak melihat realitas sesungguhnya. Saya sendiri enggan menceritakan kembali cerita kawan yang tadi sore bercerita soal bagaimana dia menjadi caleg pelengkap saja, karena caleg nomor satu memang harus diwajibkan punya limpahan uang yang lebih besar.

Nah, begitu juga dengan pilpres, 2 kandidat itu adalah partai politik. Anda mau dagang sapi kah?? Hingga begitu getol mau mencoblos wakil-wakil partai itu. Saya tidak. Saya tak mau pikiran dan tangan saya dilumuri kotoran ala partai-partai itu. Sudah cukup bagi saya melihat kotornya politik Indonesia. Saya cukup Golput dan jika ada kesempatan akan melawan.

Saya hanya berharap bagi kaum muda untuk belajar dan menjadi : Eggboy !!! Anda tak perlu masuk partai kotor ala pikiran Ahok.

Cukup ternaklah ayam, dan siapkan telor-telor. Kita cari waktu yang tepat untuk timpuk telor ke kepala politikus laknat.
Dan teruslah semangat !!!

Kang Soe
Pegiat Media Sosial.

Kapolsek Bubutan, Kompol Lukito dan Akp Saifudin SH. hadir di tengah pengunjuk rasa Driver Online, Selasa,(19/03/2019).

Surabaya, Rakyat Jelata.com Guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polrestabes Surabaya, khususnya wilayah Polsek Bubutan Kompol Lukito dan Akp Saifudin SH, mengawali kedatangannya di titik lokasi demo ojek online (ojol) yang menurut informasi akan menggelar aksi unjuk rasa dalam wadah Organisasi Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Selasa, (19/3/2019) sekitar mulai pukul 07.00 wib. Di Tugu Pahlawan, depan kantor Gubernur.

Kompol Lukito mengatakan kepada media Rakyat Jelata.com bahwa, “persiapan 20 anggota personil menjadi sekitar 105 termasuk dari polsek Bubutan dan juga diperkirakan akan bertambah dibantu oleh Polrestabes Surabaya maupun Polda Jatim.”

“Dan harapannya para peserta unjuk rasa bisa tertib agar tidak mengganggu para pengguna jalan lainnya mulai start awal, dari kantor gubernur Tugu Pahlawan hingga melewati rute-rute yang telah ditetapkan.” Tuturnya.

Terlihat pengamanan di depan kantor Gubernur, dari satu peleton sekitar 31 anggota Pol PP serta Dishub dan linmas.
Seusai orasi di depan kantor gubernur pahlawan dilanjutkan massa aksi demo bergerak menuju Grahadi.

Serta mendapat kawalan langsung dari Wakapolrestabes AKBP. Leonardus Simarmata, hingga konvoi sampai ke kantor Grab yang berada di Klampis dan kantor Go-jek yang berada di jalan Ngagel, Surabaya. Dan perundingan para perwakilan unjuk rasa Frontal mendapatkan tanggapan dan menghasilkan keputusan sementara.

Pada hari itu juga di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya, diadakan pertemuan diskusi terkait aksi damai dari Frontal (front driver online tolak aplikator nakal) yang dihadiri oleh: Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Dinas Perhubungan, Pol PP, Dinas kominfo, Balai monitoring kemenkom info, BPTD wilayah XI, KPPU, perwakilan Frontal dan perwakilan dari pihak Aplikator Grab dan Gojek. Dengan hasil kesepakatan sebagai berikut,

1. Tarif yang diberlakukan untuk roda dua dan roda empat angkutan online di Jawa Timur akan diputuskan pada tanggal 26 Maret 2019.

2. Perekrutan driver online baru baik roda dua dan roda empat akan diputuskan pada tanggal 26 Maret 2019.

3. Open suspend akan diproses dengan mengacu mekanisme yang transparan untuk gojek maksimal 90 hari dan grab maksimal akhir April 2019.

 Demikian berita acara ini ditandatangani diatas materai Rp6.000, sebanyak 2 lembar dari 10 yang hadir

Dari hasil keputusan sementara tersebut, tampak para pengunjuk rasa, dalam aksi damai ojol itu dapat menerima dan bersedia menunggu hasil keputusan di tanggal 26 Maret mendatang, dan para driver online yang tergabung dalam Frontal itupun kembali beraktifitas melakukan order online nya masing-masing dan berkat sinergitas pengamanan, khususnya dari satuan Polsek Bubutan hingga tercipta suasana yang kondusif. (M.Gon/Red)


SURABAYA, rakyatjelata – Pada tanggal 20 Maret 2019, bertempat di Gedung R. Soebijakto Akademi TNI Angkatan Laut, dihadapan Para Perwira Tinggi wilayah Surabaya, Aspam Kasal Laksda TNI S. Irawan, S.E dalam pemaparannya menekankan pentingnya Sinergitas antar komponen Intelijen.
Sementara itu, di lain sesi pemaparan Komandan Polisi Militer Lantamal V Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono memberikan laporan dan uraian mengenai permasalahan prajurit yang telah diselesaikan maupun yang sedang ditangani oleh Polisi Militer Lantamal V dalam acara Silaturahmi Pateral dengan para Perwira Tinggi dan Perwira Menengah di wilayah Surabaya.

Dalam awal kesempatan tersebut, Kolonel Joko menjelaskan mengenai mekanisme penyelesaian perkara personil TNI AL baik yang berupa tindak pidana maupun Disiplin di lingkungan TNI AL khususnya wilayah hukum Polisi Militer Lantamal V.

Lebih lanjut dijelaskan mengenai alur penyelesaian permasalahan Pidana yang diselesaikan oleh Polisi Militer yang kemudian dilimpahkan ke Otmil lalu disidangkan di Dilmil hingga terbit putusan Berkekuatan Hukum Tetap (BHT).

Para peserta Silaturahmi yang hadir terlihat antusias mengikuti paparan penjelasan dari Aspam Kasal dan Danpom Lantamal V tersebut.

Kepada awak media Joko menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan momentum sangat penting dalam menjelaskan tugas khususnya Polisi Militer TNI AL dalam membantu para Komandan Satuan dalam hal penanganan perkara tindak pidana yang dilakukan oleh Oknum prajurit TNI AL.

Hadir dalam kegiatan Silaturahmi Pateral wilayah Surabaya antara lain Perwira Tinggi wilayah Surabaya sejumlah 20 personil antara lain Aspam Kasal, Dankodiklatal, Gubernur AAL, Kepala Staf Koarmada II, Kepala Staf Gartap III/Surabaya, Danlantamal V, Danpasmar – 2, Dankodikopsla, Danguskamla Koarmada II, Danguspurla Koarmada II, Karumital DR. Ramelan, Kadispsial dan Para Direktur Kodiklatal.

Akhir rangkaian dari kegiatan silahturahmi tersebut ditutup dengan acara makan siang para Perwira Tinggi dan Perwira Menengah bersama dengan para Taruna Akademi Angkatan Laut di ruang makan Hadiwinarso. (Ki/Red)

Foto : warga Desa Sitiaji Kecamatan Sukosewu, Jawa Timur menerima Sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Rabu (20/03/2019).

BOJONEGORO, Rakyatjelata – Sebanyak 1665 Sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dibagikan kepada warga Desa Sitiaji Kecamatan Sukosewu, Jawa Timur. Rabu (20/03/2019)

Pembagian Sertifikat PTSL ini diadakan Di Pendopo Balai Desa Setempat dan dihadiri oleh Camat Sukosewu, Kapolsek Sukosewu, Danramil Sukosewu, BPN Kabupaten Bojonegoro Dan Masyarakat Desa Sitiaji Yang Menjadi Pemohon Program PTSL.

Dalam Sambutannya Imam Malik selaku Kepala Desa Sitiaji menyampaikan bahwasannya Penyerahan penerima manfaat Sertifikat gratis PTSL ini bertujuan dalam menyesuaikan visi misi Desa Sitiaji.

Foto: Kepala Desa Sitiaji, Imam Malik berjabat tangan dengan warga saat memberikan Sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Dalam kesempatan tersebut, imam Malik juga Mengucapkan terima kasihnya kepada Panitia dan Masyarakat karena Program PTSL di Wilayah Desa Sitiaji ini Bisa Berjalan Lancar dan sukses.

“Mudah mudahan Sertifikat ini bisa bermanfaat Bagi Semua Pemohon Yang Ada Di Desa Sitiaji”, Alhamdulillah Pelaksanaan Program PTSL di Desa Sitiaji Mulai dari pendaftaran sampai sekarang sudah Selesai berjalan Aman sesuai Harapan, dan Mudah mudahan Apa yang akan di terima nanti bermanfaat bagi Masyarakat Desa Sitiaji”, ujar imam malik

Dalam kesempatan yang sama Kapten Arh Eeng Mamuro Selaku Danramil Sukosewu Dalam sambutannya Mewakili Camat Sukosewu berharap kepada masyarakat Desa Sitiaji Untuk Menjaga benar benar Apa yang nantinya sudah diterima Yaitu berupa Sertifikat hasil Program PTSL.

“Saya Mewakili Pak Camat Sukosewu Berharap kepada Masyarakat Desa Sitiaji Untuk menjaga benar benar apa yang diterima dan mudah mudahan bisa bermanfaat Nantinya, selain itu juga saya Menghimbau, Bagi yang sudah menerima sertifikat harap di jaga baik baik, Dan Andaikata mau digunakan untuk modal usaha juga bisa, dan harap di perhatikan baik baik agar tidak merugikan, ujar Danramil.

Selanjutnya sambutan Dari Pak Rokhim selaku Perwakilan Dari BPN Kabupaten Bojonegoro yang mengucapkan selamat datang para penerima Sertifikat Program PTSL Desa Sitiaji, Program PTSL ini secara serentak dan merupakan Program Dari Pusat Untuk Membantu Warga Masyarakat,dan untuk di Kabupaten Bojonegoro Dapat Jatah Program PTSL sebesar 65rb Bidang.

“Selamat Datang Kepada 1665 Penerima Sertifikat Desa Sitiaji, Mudah mudahan Apa yang diterimakan nanti Bisa Bermanfaat dan Harap di jaga baik baik sertifikatnya, gunakan sebaik baiknya, dan mudah mudahan Dengan Sudah jadinya Sertifikat ini tidak terjadi lagi Sengketa sengketa Tanah di sekitar kita, Pungkasnya.

Selanjutnya Penyerahan Sertifikat secara simbolis Diberikan oleh Masing Masing Perwakilan Forpimka Sukosewu, Kepala Desa Sitiaji, Perwakilan BPN Kabupaten Bojonegoro, Ketua BPD Desa Sitiaji dan Ketua Panitia PTSL Desa Sitiaji Kecamatan Sukosewu.

Budi salah satu penerima Sertifikat Program PTSL Desa Sitiaji mengucapkan ” Terimakasih pada panitia PTSL Desa Sitiaji, Dan Pemerintah Desa Sitiaji bahwa warga mendapatkan sertifikat.

“Prosesnya memang Lama, dari ukur tanah, kepastian bidang tanah, sehingga panitia dalam memproses berjalan sukses, dan terimakasih juga kepada petugas dari BPN yang pro aktif dalam mensukseskan PTSL. semoga jerih payahnya dibalas oleh Allah SWT.” ucapnya.

Dari pantauan Pelaksanaan Pembagian Sertifikat Program PTSL Di Pendopo Balai Desa Sitiaji ini terpantau berjalan dengan Kondisi Aman, Tertib dan Penuh Keceriaan. (Kus/Red)


BOJONEGORO, rakyatjelata – Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si mengajak kepada masyarakat untuk menciptakan Pemilu 2019 aman, damai dan sejuk, dengan cara selalu menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif jelang pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

Menurut Kapolres, Salah satunya yaitu Agar Pemilu berjalan dengan aman, damai dan sejuk masyarakat harus saling menghargai pilihan orang lain yang sesuai dengan hati nurani dan pilihannya masing – masing.

“Jangan karena berbeda pilihan pada Pemilu, kita jadi berpecah. Kita jadikan perbedaan itu sebagai perekat kebinnekaan yang sudah diturunkan oleh pendahulu kita”

Demikian yang di sampaikan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si dalam sambutannya saat menghadiri acara haul ke 19 KH. Muhammad Farid Adnan yang diadakan oleh Pondok Pesantren Adnan Al Cahrish Desa Ngumpak dalem Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jawa Timur. Selasa (19/03/2019) malam.

Kapolres melanjutkan, Selain itu, Sebagai bentuk partisipasi atas kesuksesan pelaksanaan Pemilu 2019 nantinya, Kapolres juga mengajak kepada seluruh jamaah yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya nanti dengan memilih pemimpin dan perwakilannya nanti.

“Jangan sampai kita golput, karena dengan tidak menggunakan hak pilih kita sama juga kita tidak menentukan masa depan bangsa kita kedepan”, pesan Kapolres.

Selain mengajak untuk menjaga kamtibmas jelang Pemilu, Kapolres juga mengajak untuk bersama melawan paham radikalisme yang menyebar melalui kajian-kajian yang dibungkus dalam acara keagamaan.

“Para anak usia muda merupakan target mereka karena pada usia tersebut gampang dipengaruhi kerana kurangnya ilmu pengetahuan tentang agama dan masih dalam proses penarian jati diri, sehingga gampang dipengaruhi” Ucapnya.

“Melalui cuci otak, paham mereka masukkan melalui anak usia muda yang masih dalam pencarian jati diri”, tambahnya Kapolres.

Foto : Jenazah Muhammad Rakha Syafir Kazubana Tiba Dirumah Duka Menggunakan Mobil Ambulan.

Langkat, Rakyatjelata.com –Dikarenakan luka berat atau kritis, korban pejalan kaki yang semula di rujuk di RS H.Adam Malik Medan, di ketahui mengembuskan napas terahirnya, pada Selasa malam (19/3) sekira pukul 19.00 Wib.

Korban meninggal dunia atas nama Muhammad Rakha Syafir Kazubana (8) pelajar SD, Warga Dusun Harapan Desa Pemamatang Tengah Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Jasad korban tiba dirumah duka sekitar pukul 22.17 Wib, menggunakan mobil jenazah RS H.Adam Malik Medan, Nopol BK 1416 k.

Kasat Lantas Polres Langkat, AKP M.Riki Ramadhan SIK, mengatakan, “korban Muhammad Rakha Syafir Kazubana mengalami Laka Lantas dengan satu buah mobil Penumpang Pajero Nopol BK 1882 XX, di Jalan umum Medan-P. Brandan Km 62 – 63 Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, pada Senin (18/3) sekira pukul 18.45 Wib.”

Adapun indentitas Pengemudi atas nama Hendri (38) Wiraswasta, Warga Lingkungan 3 Jalan Sei Bilah Timur Kelurahan Sei Bilah Timur Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat.

Informasi dirangkum rayatjelata.com, jasad korban di kebumikan sebelum sholat Zuhur, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Pematang Tengah, pada Rabu (20/3).

Sebelumnya diketahui, akibat Laka Lantas itu, korban mengalami patah terbuka tulang kering pada kaki kiri, kemudian dibagian kepala mengalami pembekakan serius, luka lecet lutut kiri dan kanan. Pada kaki sebelah kanan terdapat luka lecet pada mata kaki sebelah kanan. (Reza/Red)

Foto : warga saat mengEvakuasi warga Sakit dengan menggunakan mobil Ambulance Yayasan SR. Sedekah Rombongan.

Surabaya, RakyatJelata.com – Terhitung hampir 5 (lima) tahun warga Bratang Gede 6i/30, Rt 06/Rw 12, Surabaya, Midya Udin, (45) ini menderita sakit akut. Diketahui dengan statusnya yang cerai hidup ini, menjadi penyebab perlakuan acuh tak acuh dari keluarganya meski yang bersangkutan telah menderita sakit selama bertahun-tahun.

Hingga pada tahun 2018, upaya pengobatan telah dilakukannya di RSUD DR Soetomo Surabaya, dan dari diagnosa dokter yang menangani nya saat itu Midya Udin dinyatakan menderita sakit Diabetes. Kunjungan KPM Ngagel Rejo dalam pengobatan rawat jalan yang seharusnya dilakukan rutin itu kini telah terhenti.

Langkah mediasi dengan anggota keluarga telah diupayakan di balai RT oleh ketua RT, Akan tetapi pihak keluarga tetap bersikap seperti semula dalam pendampingan untuk dilakukan upaya pengobatan lebih lanjut lagi ke RS.DR Soetomo Surabaya.

Dari hasil mediasi tersebut, ketua RT, tokoh masyarakat, dan Kasi Kesra kelurahan Ngagel Rejo, dan TKSK kecamatan wonokromo, mengambil langkah tindakan darurat dengan mengevakuasi Midya Udin ke RS.Dr.Soetomo Surabaya yang sebelumnya telah seijin pihak keluarga. Mengingat kondisinya yang sangat memprihatinkan dengan semakin kering dan mengecilnya anggota tubuh kaki Midya Udin tersebut.

Dengan bantuan mobil Ambulance yayasan SR Sedekah Rombongan, pukul 22.00 wib tiba di RS.Dr.Soetomo, yang kemudian oleh Dokter IGD dilakukan pengambilan sampling darah dan tes Rontgen di ruang Radiologi. Dari hasil pemeriksaan tes darah dan hasil Rontgen yang memakan waktu sekitar empat jam tersebut, pasien dinyatakan Negatif B20, yang di indikasi kan di awal sebelum pemeriksaan. ” Dari kondisi pasien, penyebab bisa dikarenakan cedera akut, kronis dan kondisi trauma pasien” ujar salah satu dokter bedah Orthopedi di RS.Dr.Soetomo yang enggan di sebut namanya.


Arif anggota TKSK Wonokromo menuturkan, ” Sekitar pukul 05.30 kita bantu proses pengurusan buku pasien dan pemindahan pasien dari IGD ke ruang Pandan 1, kemudian pukul 06.00 kita urus administrasi pasien yang menggunakan BPJS Pbi APBD yang berkasnya telah lengkap untuk pasien memasuki ruang bedah IRNA” Pungkasnya, Senin, (18/03/2019).

Sinergitas ketua RT, kasi Kesra Ngagel Rejo, tokoh masyarakat, TKSK Wonokromo, Kartar Ngagel Rejo, Kasatgas Ngagel Rejo, dan keluarga pasien merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut mendapat apresiasi dan dapat menjadi contoh akan upaya tanggap darurat yang sewaktu-waktu sangat diperlukan masyarakat dalam upaya memberikan pertolongan bagi yang membutuhkan. (Bay/Red)


Bojonegoro, Rakyat jelata, – Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di Kabupaten Bojonegoro Jawa timur mendapat pembekalan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Baik (Clean and Good Govermance) oleh KPK RI.

Selain itu, Acara yang di laksanakan di Ruang Angkling Dharmo Pemkab Bojonegoro pada Selasa (19/03/2019) pagi tersebut juga di laksanakan Penadatanganan Komitmen Bersama Program Pemberantasan Korupsi

Saat membuka acara, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa APBD di bojonegoro tiap tahunnya bertambah besar, hal tersebut tentunya berimpact pada pengelolaan dan pertanggung jawaban penggunaan anggaran, untuk itu semuanya dituntut untuk lebih transparan dan akuntabel.

Djoko Lukito selaku Plt. BKPP Kabupaten Bojonegoro Dalam laporannya menyampaikan bahwa acara ini merupakan upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik guna mendukung program pemkab Bojonegoro sebagai pelayan masyarakat serta berkomitmen bersama melaksanakan program pemberantasan korupsi.

Kemudian Djoko Lukito juga menyampaikan bahwa di Tahun 2018 lalu masih ada 20 Wajib Lapor yang belum melaporkan LHKPN (Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara) ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dari 70 wajib Lapor. (ArifH/Red)

Foto: Kelompok Pekerja dalam proses Pelipatan Kertas Surat Suara Pemilu tahun 2019, di Langkat (dok.rakyatjekata.com)

Langkat, Rakyatjelata.com – KPU Langkat sudah menyelesai penyortiran dan pelipatan surat suara DPRD Langkat, DPRD Provinsi Sumut dan DPR RI, dan akan masuk kepelipatan surat suara DPD RI.

Namun untuk pelipatan surat DPD RI, KPU Kabupaten Langkat, yang seyogianya melipat suara DPD RI pada Senin (18/3), membatalkan, dan melakukan penundaan penyortiran dan pelipatan surat suara tersebut, dikarenakan, adanya penghitungan surat suara yang rusak dan sobek, dari surat suara DPRD Langkat, DPRD Provinsi, dan DPR RI.

” Iya Bang, untuk penyortiran dan pelipatan surat suara DPD RI itu, kita tunda dulu dalam dua hari atau tiga hari ini, dikarenakan, kita melakukan perekapan (hitungan) dari surat suara DPRD Langkat, DPRD Sumut dan DPR Pusat (DPR RI) yang sudah disortir dan terdapat kerusakan kertas atau robek,” ungkapnya Ketua KPU Kabupaten Langkat, Sopian Sitepu, kepada rakyatjelata.com, Selasa (19/3).


Diketahui sebelum, KPU Daerah Kabupaten Langkat, mencatat ada sebanyak 250 orang masyarakat Langkat yang dilibatkan sebagai pekerja pelipat kertas surat suara dipemilu 2019 ini.

Dari jumlah itu, dibagi menjadi 25 tim, yang dalam pertim kelompok pelipatan kertas surat suara terdapat 10 orang.(Reza/Red)


BANYUWANGI, rakyatjelata – Lantamal V (19/3) Sebagai pejabat baru dilingkungan Banyuwangi, Komadan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Lantamal V, Koarmada ll, Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal terus bersilaturahmi ke pimpinan institusi yang berada diwilayah kerjanya, salah satunya dengan berkunjung dan menemui Kepala Lembaga Pemasyarakat (Kalapas) Kelas II B Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Ahcjar, Selasa (19/3).

Selain alasan mengenalkan diri sebagai Komandan Lanal Banyuwangi yang Ia jabat dua minggu lalu, juga penasaran dengan ramainya pemberitaan baik lewat media cetak, elektronik maupun televisi, tentang karya – karya yang dihasilkan warga binaan Lapas Kelas II B Banyuwangi ini.

Kedatangan Danalanal Banyuwangi yang didampingi beberapa perwira staf dijajarannya, disambut hangat Kalapas Kelas ll B Banyuwangi di ruang kerjanya.
Yulius –sapaana akrab Danlanal Banyuwangi ini- menyampaikan rasa bangganya atas pembinaan yang di lakukan Lapas Kelas ll B Banyuwangi, sehingga produk karya warga binaan bisa dikenal dan diminati warga lokal, bahkan bisa tembus keluar negeri.

Dan bukan itu saja, di dalam lapas juga bisa menciptakan jendre music sebanyak enam lagu ditambah kolaborasi music, seperti Band Kapok, Jeruji Akustik, Hadrah Attaubah dan masih banyak lagi, bahkan yang terbaru lapas Banyuwangi bisa mencipatakan perpaduan batik Gajah Uling khas Banyuwangi dengan lambang warga binaan (borgol).

“Saya sangat bangga dengan hasil binaan Lapas Banyuwangi, warga biaan bisa berekspresi sehingga bisa menciptakan hasil karya yang bisa jadi unggulan warga Banyuwangi, dan keterampilan ini akan menjadi bekal bagi warga binaan setelah keluar dari Lapas ini,” terangnya.

Selain melihat hasil karya warga binaan, Danlanal Banyuwangi juga menghimbau kepada para petugas Lapas, agar tetap waspada dalam melaksanakan pengamanan Lapas sesuai prosedur agar tetap kondusif.

Sementara itu Kalapas Kelas ll B Banyuwangi, juga menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan Danlanal Banyuwangi ke Lapas Banyuwangi dan memberi apresiasi kepada warga binaan atas apa yang telah mereka hasilkan di dalam Lapas. “Semoga dengan kunjungan ini, bisa menambah kepercayaan diri warga binaan untuk bisa berkarya lebih baik lagi,” pungkasnya. (Ki/Red)

Foto : warga Bulak sedang bertanya kepada petugas tentang proses perekaman e-KTP dirinya.

Surabaya, Rakyat Jelata.com
Atas dasar dan himbauan pada,
Surat Edaran Mendagri yang ditandatangani Dirjen Dukcapil Nomor: 471.13/24150/Dukcapil tanggal 17 Desember 2018 yang ditujukan kepada seluruh bupati/wali kota, dan diharapkan tersosialisasikan juga kepada seluruh instansi pemerintahan di daerah, camat/kepala distrik, lurah, kepala desa/kepala kampung, kepala dusun, kepala lingkungan RW/RT agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Kini kegiatan
pelayanan jemput bola perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di gelar di wilayah Bulak, Surabaya.
Yang dimulai Selasa, jam 08.00 di jalan Kyai Tambakderes, kemudian di lanjutkan ke Taman Surabaya, dan di lanjutkan lagi ke Jembatan Suroboyo.
19/3/2019. Yang dipimpin oleh Katrantib wilayah Bulak, Nyoto.

Dengan Anggota personil 8 (delapan) orang Satpol PP. dan 2 (dua) orang staf, Kecamatan Bulak, Surabaya, Indonesia.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menginformasikan di seluruh jajaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil)
Kapuspen, Kemendagri, meminta masyarakat, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pimpinan perusahaan swasta, BUMN, dan pihak terkait berpartisipasi aktif membantu sosialisasi jemput bola perekaman e-KTP secara serentak di seluruh Indonesia.

Reporter : Margono 
Editor     : Bayu

Foto : Camat Sukosewu, Mohammad Yasir S.sos, Danramil Sukosewu, Kapten Infantri Eeng Mamuro, Kepala puskesmas Sukosewu Dr. Nur Firdaus Blusukan kunjungi warga miskin yang menderita sakit.

Bojonegoro, Rakyat jelata.com – Camat Sukosewu Mohammad yasir S.sos, Bersama Danramil Sukosewu Kapten Infantri Eeng Mamuro bersama Kepala puskesmas Sukosewu Dr Nur Firdaus Blusukan mengunjungi warganya yang miskin dan lagi sakit.

Disela kesibukannya, dengan di dampingi para perangkat desa setempat, camat sukosewu M yasir ini menyempatkan waktunya untuk mendatangi rumah Mijan (60) yang mengalami sakit lumpuh dan Stroke yang beralamatkan di Dusun Gempol RT 4 RW 5 desa sidodadi kecamatan sukosewu, Bojonegoro.


Usai menjenguk warganya, Kepada media ini Mohammad Yasir S.Sos MM mengatakan bahwa kedatangannya ingin melihat langsung keadaan warganya yang di kabarkan kurang mampu dan sedang terbaring sakit.

Selain itu dia juga ingin memastikan bahwa Mijan, sudah tertangani dengan baik atau belum oleh pihak desa, dan dalam kesempatan Itu camat sukosewu pun memberikan sebuah bingkisan.

Selanjutnya, pada hari ini juga, Selasa (19/03/2019) camat sukosewu bersama rombongan juga mendatangi keluarga yang difabel yang juga warga setempat. Di sana, M yasir bersama rombongan pun, berbincang dengan keluarga penyandang difabel tersebut, dan mendengar kisahnya.

Reporter : Kusmani
Editor      : Bayu


Surabaya, Rakyat Jelata.com – FRONTAL (Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal) Dalam hal ini, massa aksi menuntut ketegasan dan peran Pemerintah terhadap penderitaan driver online Jatim akibat ulah aplikator yang nakal. Mereka menilai selama ini, driver online baik roda dua maupun roda empat selalu dituntut untuk membayar kontribusi pajak kepada Pemerintah.

Usai melakukan orasi di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, sejumlah massa dari organisasi atau perhimpunan driver online seJa-tim yang tergabung dalam Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (FRONTALl) bergerak ke gedung Grahadi, Selasa, (19/3/2019).

Sudah semestinya, pemerintah juga ikut memperhatikan nasib mereka dari ulah aplikator nakal. Setelah dari Grahadi, massa aksi bergerak ke kantor aplikasi Grab dan Gojek dan melintasi beberapa rute yang diprediksi akan berpotensi membuat sedikit kemacetan.

Dari rute sebelumnya yang disampaikan humas atau koordinator aksi, ada beberapa rute yang mengalami perubahan. Jadi untuk rute konvoi, dari Jl. Pahlawan-Jl. Gemblongan-Jl. Tunjungan-Gedung Grahadi-Jl. Yos Sudarso-Jembatan Layang Gubeng-Jl. Dharmahusada-Jl. Kertajaya Indah-putar balik ke Jl. Raya Klampis.


Sebelum jembatan asrama haji seluruh peserta longmarch sampai depan kantor Grab. Kemudian lanjut ke JL. Klampis Raya-Merr-Kertajaya Indah-belok kiri ke Jl. Dharmawangsa-Ngagel Jaya Selatan-belok kanan ke Jl. Raya Krukah-berhenti di Jl. depan Marvel-Raya Ngagel (kantor Gojek).

David Walalangi, Humas FRONTAL mengatakan, dalam aksi ini ada 8 tuntutan yang disampaikan kepada pemerintah dan aplikator. Yakni naikkan tarif dan perbaiki skema insentif, stop perekrutan driver baru, open suspen dan transparansi suspen, permudah perizinan akun individu, rombak manajemen aplikator di Jatim, tranparansi perjanjian kemitraan, hilangkan order prioritas, pisahkan Aplikasi konvensional dengan Aplikasi online.

Rencananya, massa aksi juga akan menginap di kantor aplikator Grab dan Gojek apabila tidak ada jawaban yang jelas dari 8 tuntutan itu.

Kalaupun ada proses negosiasi, massa aksi juga ingin proses negosiasi itu tidak hanya dihadiri dari pihak aplikator saja tetapi juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo dan juga KPPU instansi yang mengawasi perdagangan usaha
(M.Gon/Red)


SURABAYA, rakyatjelata – Lantamal V (19/3) Selain kemahiran menembak, beladiri dan kemampun militer lainnya, 25 prajurit Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V, Koarmada ll ini, menambah kemampuan dengan mengikuti Pelatihan Hidroponik yang digelar di Gedung Serba Guna, Mako Lantamal V, Surabaya, Selasa (19/3).

Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Danlantamal V, Kolonel Laut (P) Atmu Edi mewakili Komandan Pangkalan Utama TNI AL V (Danlantamal V) Laksamana Pertama TNI Edwin, S.H,.M.Han membuka Pelatihan Tanaman Hidroponik kepada prajurit Lantamal V yang dihelat selama dua hari (19-20/3).

Pembukaan Pelatihan kerjasama Lantamal V dengan Bank Mandiri ini, dihadir Direktur PT Bank Mandiri, Para Asisten Danlantamal V, para Kasatker/Kadis Lantamal V, para Pembina dan peserta Pelatihan.

Danlantamal V dalam sambutannya yang di bacakan Aspotmar mengatakan bahwa hidroponik merupakan metode teknik penanaman yang menggunakan media air yang diperkaya oleh berbagai nutrisi, dengan begitu metode ini juga mempermudah dalam mengendalikan hama dan pencahayaan.

Hidroponik merupakan metode penanaman ramah lingkungan karena tidak memerlukan pestisida atau herbisida yang beracun. serta tidak memerlukan banyak air seperti bercocok tanam dengan cara konvensial.

Patut kiranya lanjut Edwin -sapaan akrab Danlantamal V- kita bersyukur dengan diadakannya pelatihan hidroponik oleh TNI AL dalam hal ini Lantamal V bekerjasama dengan Bank Mandiri.

“Saya berharap kedepan dapat memberikan manfaat kepada para prajurit untuk belajar serta mengembangkan tanaman hidroponik dan bisa dampak yang positif bagi pemenuhan gizi keluarga dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (Ki/Red)


Jakarta, Rakyatjelata – Ratusan massa relawan Doakan Jokowi Menang (DJM) melakukan aksi damai, di Kementrian PUPR dan KPK menyuarakan adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan kawasan permukiman nelayan, Tepi Air Kampung Hamadi, Kota Jayapura, Papua. Mereka membentangkan spanduk terpanjang berisi tuntutan para pendemo di depan Gedung Kementerian PUPR.

“Kami meminta Kementerian PUPR melakukan kewajibannya membayarkan ganti-tugi terhadap hak masyarakat adat keluarga besar Suku Ireeuw (Dominggus Irreuw – red),” terang Ketua Umum Relawan DJM, Lisman.

Diterangkannya, Pemerintah seakan lepas tangan dan mengabaikan persoalan ganti rugi terhadap hak-hak rakyat dalam penyelesaian ganti-rugi pembangunan Kerambah Kampung Nelayan Hamadi di Kota Jayapura Papua dengan Nilai Kontrak Rp 49.463.700.000.000. “Proyek itu dikerjakan PT. Basuki Rahmanta Putra dengan Konsultan PT. Blantickindo Aneka pada Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR Tahun Anggaran 2017 – 2018,” demikian tuntutan Massa aksi Relawan DJM di Kementrian PUPR dan KPK, Senin (18/3/2019).

Semangat Nawacita Jokowi Bersih, Merakyat dan Kerja Nyata, lanjut Lisman, seharusnya bisa diimplementasikan di Kementerian PUPR, terutama di Dirjen Cipta Karya. “Sehingga bisa menyelasaikan persoalan hak-hak rakyat supaya mereka tidak tertindas dan bisa mendapatkan keadilan yang nyata,” seru Lisman.

Sambil membentangkan spanduk terpanjang, para pendemo mengharapkan agar Presiden Jokowi dapat melihat kondisi dan nasib mereka di lokasi pemukiman nelayan di Jayapura. “Ribuan nelayan yang merupakan loyalis dan militansi Jokowi di Papua meminta kepada Presiden Jokowi agar dapat bisa melihat nasib mereka, akibat pembangunan kerambah,” tambah Lisman.

Relawan DJM meminta Pemerintah Pusat, terutama Kementrian PUPR agar bisa melakukan musyawarah mufakat terhadap kerugian yang menimpa hak-hak masyarakat adat yang belum diselesaikan sama sekali. “Kemudian hak-hak para nelayan pencari ikan yang terganggu terhadap pembangunan tersebut yang mengakibatkan aktivitas mereka saat ini terganggu,” tutur Lisman.

Menurut para demonstran, pembangunan proyek pemukiman nelayan ini tidak melalui proses yang semestinya. “Apalagi proyek tersebut, kami duga kuat tidak ada kajian amdal, sehingga tidak memperhitungkan dampak sosial, ekonomi dan lingkungan hidup yang ditimbulkan dari proyek tersebut,” urai Lisman lebih lanjut.

Dirinya juga menyampaikan bahwa merupakan suatu ketidakwajaran bahwa nilai proyek yang begitu besar tidak ada pergantian hak-hak masyarakat adat. Diduga kuat proyek tersebut di-mark-up, sebab proyek tersebut dinilai tidak berguna alias menghabis-habidkan uang rakyat saja.

Pihak relawan DJM mengancam akan membawa kasus ini ke Lembaga KPK agar diusut. “Kebetulan saat ini Tim KPK yang ada di Papua sedang sidak beberapa proyek yang sedang masalah,” tukas Lisman lagi. (PR/Red)

Foto:
Ilustrasi 3 Pelajar Di Cabuli Guru.

Langkat, Rakyatjelata.com – Belum usai lagi kasus proses pencabulan terhadap anak murid di Langkat, kini terjadi lagi dengan hal yang sama, namun saja, korbanya berlainan jenis.

Kasus dugaan pelecehan sexsual (Cabul) kali ini terjadi dipelajar Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTs) kelas lll, di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Informasi dirangkum rakyatjelata .com, Selasa (19/3) menyebutkan kehebohan warga makin meluas diwilayah Kabupaten Langkat, khususnya di Kecamatan Tanjung Pura, terkait dugaan pelecehan seksual, yang dilangkukan oknum guru berinisial ” S ” terhadap 3 murid wanita di MTs di Desa Suka Maju.

Anehnya lagi, kasus pelecehan sexsual yang dilakukan oknum guru, dilakukan dalam satu minggu ini, dengan 3 korbannya, dilokasi ruangan guru di sekolah MTS di Desa Maju.

Kepala Desa Suka Maju, Saharuddin Ahmad ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pelecehan sexsual terhadap 3 murid di MTs di desanya.

” Iya bang, ada kasus pelecehan sexsual didesa kita, dan kabarnya sudah di laporkan ke Polres Langkat,” ungkapnya.

Kepala satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor Polres Langkat, AKP Juriadi Sembiring SH MH, membenarkan adanya laporan Kasus Pencabulan tersebut.

Pelaku berinisial S, salah satu guru di MTS di Desa Suka Maju. Kronologisnya, pelaku guru itu melakukan penciuman kening dan pipi korban, bertempat diruangan guru.

“Ada bebera Korban yang melapor diantaranya berinisial N dan RLT, dan kasus ini masih dalam penyidikan pihak kita,” ungkapnya Kasat Reskrim Polres Langkat, Juriadi Sembiring.(reza)

Foto : Kasi Dikmas, Drs H. Udan, Ketua wilayah V, Sainudin S.PdI bersama lainnya di PKBM Nurul Ulum.

Karawang, Rakyat jelata.com – Selasa, (19/03/2019) Pemerintah menyatakan sebaiknya pendidikan formal maupun non formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dibicarakan secara bersama, antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, sehingga bila ada keterbatasan, bisa diselesaikan secara bersama-sama.

“Contohnya, bila terjadi kekurangan sumberdaya bisa dilakukan nota kesepahaman agar ada pembagian diantara ketiganya, baik terkait SDM, anggaran ataupun isi kurikulum. Sehingga pendidikan yang di buat juga cocok dengan daerahnya,” tegas kasi Dikmas.

Menurut Drs H. Udan Kasi Dikmas bersama rakyat jelata.com, perhatian Pemerintah Pusat kepada PKBM sudah cukup bagus. Hanya memang perhatian tentang distribusi yang merata masih kurang, mereka masih mengeluhkan minimnya sapaan dan bantuan dari pusat kepada komunitas penyelenggara PKBM di daerah.


Dengan kami memonitoring kegiatan belajar paket A,B dan gladi bersih UNBK paket C di PKBM Nurul ulum, diwilayah V terdiri dari kecamatan pakisjaya, batujaya, tirtajaya, jayakerta dan rengas dengklok, menjadi motivasi untuk seluruh PKBM yang ada dikabupaten karawang atau wilayah wilayah yang lainya”,tegasnya.

Ketua wilayah V, Sainudin S.PdI bersama rakyatjelata.com mengatakan ucapan banyak terima kasih kepada pemerintah kabupaten karawang, dengan adanya karawang cerdas akan menjadi referensi kedepan untuk seluruh PKBM yang ada diwilayah V menjadi PKBM yang bermartabat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan dari ketua PKBM, Nurul Ulum didesa Segarjaya kecamatan Batujaya, Iman Firmansyah Saputra S.Pd.l mengatakan satu apresiasi yang baik buat kemajuan PKBM kami hingga PKBM Nurul Ulum berharap menjadi PKBM percontohan dari seluruh PKBM yang ada diwilayah V, dan ucapan terima kasih juga buat pemerintah kabupaten karawang dengan adanya program karawang cerdas PKBM Nurul Ulum bisa lebih baik lagi.

Harapannya,  dengan ditunjuknya PKBM Nurul Ulum untuk gladi bersih UNBK paket C, justru bisa menjadi pemersatu lembaga agar bahu membahu memajukan prestasi pendidikan di Provinsi Jawa Barat termasuk bersama-sama menyelesaikan problematika pendidikan.(Di/is/Red)

Foto: Kepala Lapas Narkotika Langkat, Bahtiar Sitepu.

Langkat, Rakyatjekata.com – Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas lll Langkat bisa menjadi contoh – contoh, dari Lapas maupun Rumah tahan (Rutan) lainnya, yang berani menerima tantangan, jika di Warga Pemasyarakatan (WP) nya bisa di tes urine, dan berkeyakinan bebas Narkotika.

Lapas Narkotika di bawah kepemimpinan Bahtiar Sitepu ini, berkeyakinan, bahwa Warga Pemasyarakatan miliknya bisa menuju Zero (angka nol / kosong) atau dengan kata lain bebas Narkotika.

Bahkan Lapas tersebut juga berani menerima tantangan, bahwa warga binaan atau Warga Pemasyarakatan (tahanan/Narapidana) miliknya bisa di tes urine oleh lembaga institusi lainnya, dan dipastikan WP nya bebes dari penyalah gunaan Narkotika.

” Tidak semua, tapi saya jamin dari 95 % Warga Pemasyarakat ini sudah bebas dari Narkotika,” ungkap Kepala Narkotika Klas lll Langkat, Bahtiar Sitepu, kepada rakyatjelata, diruang kerjanya. Senin (18/3).

Kenapa saya bilang 95 %, dan dimana 5 % laginya, Bahtiar pun memaparkan, bahwa 5 % lagi itu, yakni Warga Binaan yang baru di pindahkan dari Rutan maupun Lembaga Pemasyarakatan yang masuk ke kita (kelapas kita), dan jika mereka di tes urine, bisa saja ada ditemukan positif pengguna Narkotika.

” Kita kwatir sebelum dipindahkan ke Lapas Narkotika kita ini, para WP itu bisa saja ada menggunakan Narkotika di tahanan tempat lainnya,” ungkapnya Bahtiar.

Selain itu juga, WP juga bisa positif Narkoba jika warga binaan itu, meminum – minuman atau obatan yang ada mengandung zat amphetamine dan lainnya, katanya.

Untuk menuju zero (bebas Narkoba) di Rutan Klas lll Langkat ini, pihaknya juga melaksanakan binaan -binaan agar WP itu menjauhkan atau tidak sama sekali menggunakan Narkoba lagi (bertobat).

” Semenjak dibukanya Lapas Narkotika Klas lll Langkat ini, sudah ada program bagi WP menjalani rehabilitasi medis dan sosial,” ungkapnya Bahtiar Sitepu.

Bahtiar Sitepu juga mengakui, bahwa rehabilitasi medis dan sosial yang dilakukannya itu, dilakukan secara bertahab sesuai anggaran yang ada.

” Pada Pasal 54 UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, menyebutkan, pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika, wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial,” bebernya Kepala Lapas Narkotika Langkat, Bahtiar Sitepu, sembari mengatakan, bahwa WP yang menjadi binaannya ini, siap kapan saja jika ada petugas lainnya, untuk melakukan tes urine terhadap WP nya, meskipun petugas pemeriksaan urine itu, memilih secara acakan yang mereka mau untuk di tes urine.(Reza/Red)


Selamat Pagi
Info close market harga emas
Senin , 18 Maret 2019

Open di 1302.20
High di 1306.70
Low di 1298.10
Close di 1303.60

Range pergerakan emas 8.60 poin

Selisih dari open ke high 4.50 poin
Selisih dari open ke low 4.10 poin

Analisa Teknikal
Selasa, 19 Maret 2019

*Resistan (Batas atas hrga wajar*
Resisten 2. : 1311
Resisten 1. : 1307

*Pivot (Harga titik tengah)*
*Pivot* : 1302

*Support (Batas bawah harga wajar)*
Support 1 : 1298
Support 2 : 1294

*News*
Pergerakan harga emas bergerak dideket area 1300an pengaruh dr pelaku pasar menunggu hasil pertemuan the fed pada minggu ini

Cp : 0822-4543-3614 (Anis)

Terima kasih